hay semuanya ..
apa kabar nih? baik baik aja kan ;) ck
liburan 3 minggu nih, pada kemana aja nih teman teman? liburan yah pastinya sama keluarga?
gue liburan dirumah nih, mager terus. soalnya gue sakit :(
gue sakit udah seminggu yang lalu. gue sakit tampek nih :( . awalnya gue kira demam berdarah *tapi jangan sampe* eh kata mamah ini cuma sakit tampek bukan demam berdarah, alhamdulillah gak kena demam berdarah. pertamanya sih gejalanya pusing, panas tinggi, gak nafsu makan. terus beberapa hari kemudian tiba tiba muka, tangan, sama kaki muncul ruam, bintik bintik merah gitu heum.
gue kira cuma demam biasa eh sampe kaya gitu sakit guenya. tapi pas muncul bintik bintik merah itu, kaki gabisa dibuat jalan.
tapi kata temen, sakit tampek cuma sekali seumur hidup katanya. mudah mudahan aja bener, aminn :)
oh iyaa, pas hari minggu bude gue ngajakin ke jawa hari minggu besok. tapi gak tau jadi gak tau engga sih, mudah mudahan aja jadi, soalnya liburan 3 minggu mau ngapain lagi atuh yah? mudah mudahan aja jadi deh ke jawanya, supaya ada pemasukan buat didompet nih haha. liburan sekolah uang cekak
libur sekolah, libur uang jajan. nasib anak sekolah -_-
happy holiday teman teman semuanya :D \(‾▿‾\) \(´▽`)/ (/‾▿‾)/
Selasa, 26 Juni 2012
Minggu, 17 Juni 2012
Radiasi Ponsel bagi Kesehatan Manusia :
Hasil penelitian terbaru mengungkapkan radiasi ponsel
dapat menyebabkan kanker otak. Radiasi ponsel dikategorikan sama
dengan zat karsinogenik berbahaya seperti timbal, asap knalpot, dan
kloroform.
Hal tersebut diumumkan oleh organisasi kesehatan dunia, World Health Organization (WHO), seperti dikutip dari CNN, Rabu (1/6/2011).
Penelitian
dilakukan oleh tim yang terdiri dari 31 ilmuwan dari 14 negara,
termasuk Amerika Serikat. Keputusan dibuat setelah dilakukan peninjauan
lebih mendalam tentang keamanan menggunakan ponsel. Tim menemukan
cukup bukti untuk mengkategorikan radiasi ponsel sebagai sejenis zat
berbahaya bagi manusia.
Tim
menemukan bukti peningkatan glioma dan peningkatan resiko kanker otak
akustik neuroma bagi pengguna ponsel. Namun belum dapat menarik
kesimpulan untuk jenis kanker lainnya.
Saat
ini Badan Lingkungan Eropa telah mendorong untuk studi lebih lanjut.
Badan independen ini mengungkap ponsel bisa menimbulkan resiko yang
sama besarnya dengan merokok, asbes dan bensin bertimbal.
Kepala
sebuah lembaga penelitian kanker terkemuka di University of Pittsburgh
mengirim memo kepada seluruh karyawan mendesak mereka untuk membatasi
penggunaan telepon seluler karena kemungkinan resiko kanker
Simak 8 tips mengurangi radiasi ponsel tersebut yang dikutip dari eHow:
- Gunakanlah Headset Inilah cara yang paling mudah untuk menangkal ancaman radiasi ponsel. Tentu saja, kita tidak bisa menolak untuk menerima panggilan telepon. Namun jika Anda masih khawatir, ada baiknya menggunakan headset. Intinya adalah telepon genggam Anda, tidak terlalu dekat dengan otak.
- Kurangi Bluetooth dan Headset Wireless Menggunakan headset bisa menjadi pilihan untuk mengurangi radiasi ponsel. Namun ingat, pilih headset yang konvensional alias yang masih menggunakan kabel untuk terhubung dengan ponsel. Jangan menggunakan headset wireless. Fitur bluetooth di ponsel juga jangan terus menerus diaktifkan, gunakan seperlunya.
- Speakerphone Menggunakan speaker ketika bertelepon juga bisa menjadi pilihan. Namun tentu saja, ada rasa kurang nyaman ketika hal ini dilakukan di tempat publik. Tapi setidaknya, Anda tidak harus menempelkan ponsel di kepala ketika bertelepon. Jadi pilihan ini mungkin bisa digunakan ketika Anda tengah berada di tempat privat seperti di rumah.
- Casing Penahan Radiasi Kekhawatiran radiasi ponsel belakangan memunculkan casing berkemampuan khusus yang diklaim bisa meminimalisir hantaran radiasi yang berasal dari ponsel. Jika dirasa diperlukan, mungkin Anda bisa mencarinya di pertokoan.
- Sudut Ruangan Hindari menerima telepon di sudut ruangan. Sudut ruangan yang biasanya sepi namun di sisi lain terkadang juga menjadi tempat di mana sinyal telepon menjadi lemah. Nah, sinyal yang lemah justru dikatakan memicu radiasi yang lebih tinggi. Hal ini berlaku pula di area yang sempit/kecil seperti lift.
- Jangan Selalu Menempel Ponsel yang Anda gunakan boleh saja menjadi gadget kesayangan, namun untuk kesehatan yang lebih baik, ada baiknya Anda jangan selalu nempel dengan ponsel tersebut. Ponsel yang tidak digunakan direkomendasikan ditaruh di tas atau di atas meja. Hal ini dikatakan lebih baik ketimbang ditempatkan di kantong celana.
- Diam Kala Menelpon Ketika menerima telepon sebaiknya Anda tidak berjalan-jalan. Pasalnya, dalam keadaan bergerak maka sinyal ponsel akan terus mencari pancaran sinyal yang kuat dari base transceiver station (BTS). Aktivitas ini justru akan menguatkan radiasi.
- Gunakan Dua Telinga Hindari penggunaan satu bagian telinga ketika bertelepon. Misalnya, selalu menerima telepon dengan telinga bagian kiri saja. Menurut para ahli, hal ini justru tidak baik. Manfaatkan kedua telinga Anda untuk meminimalisir radiasi yang terpancar.
Saat
ini Badan Lingkungan Eropa telah mendorong untuk melakukan studi lebih
lanjut. Namun tidak salahnya juga kan kita melakukan suatu langkah
antisipasi ketimbang mengambil risiko di masa depan.
Semoga bermanfaat.
Langganan:
Postingan (Atom)
